Dilihat : kali
Sertifikat Halal Jadi Senjata Baru UMKM Kudus Menembus Pasar Nasional dan Internasional | DA-SHOP NEWS
Sertifikat Halal Jadi Senjata Baru UMKM Kudus Menembus Pasar Nasional dan Internasional
DA-SHOP NEWS | UMKM • Bisnis • Ekonomi Halal



Sumber gambar: DA-SHOP NEWS Galeri
Kudus, Jawa Tengah — Sertifikat Halal Jadi Strategi Bisnis UMKM
Sertifikat halal kini tidak lagi hanya dipandang sebagai kewajiban regulasi, tetapi menjadi salah satu strategi bisnis bagi pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) untuk meningkatkan kepercayaan konsumen serta memperluas pasar.
Hal tersebut menjadi sorotan dalam kegiatan Serap Aspirasi dan Temu Konsultasi Layanan Sertifikasi Halal yang digelar oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) bersama Komisi VIII DPR RI dan Pemerintah Kabupaten Kudus.
Kegiatan berlangsung di Pendopo Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Kamis (25/6/2026), dan diikuti ratusan pelaku UMK, pemerintah daerah, perguruan tinggi, Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H), serta berbagai pihak terkait.
Sertifikat Halal Bukan Sekadar Kewajiban
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Abdul Wachid menegaskan bahwa sertifikasi halal harus dipandang sebagai instrumen peningkatan daya saing produk, bukan hanya sekadar memenuhi aturan.
"Kabupaten bisa maju di tingkat provinsi, nasional bahkan internasional karena Sertifikat Halal. Sebentar lagi ada event internasional yang dapat menjadi ajang bagi UMK untuk memperkenalkan produknya. Karena itu produk-produk tersebut harus halal."
Pemerintah Permudah UMKM Mengurus Sertifikat Halal
Deputi Bidang Registrasi dan Sertifikasi Halal BPJPH Mamat Salamat Burhanudin menjelaskan bahwa pemerintah terus memperkuat ekosistem halal dengan memberikan kemudahan bagi pelaku usaha kecil.
Melalui Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal, pemerintah memberikan dukungan agar UMK lebih mudah memperoleh sertifikat halal.
Manfaat Sertifikat Halal untuk UMKM:
- Meningkatkan kepercayaan konsumen
- Memperluas akses pasar
- Membantu produk masuk pasar modern dan digital
- Meningkatkan daya saing produk lokal
- Membuka peluang pasar nasional dan internasional
Kudus Catat Lebih dari 10 Ribu Toko Usaha Bersertifikat Halal
Bupati Kudus Sam'ani Intakoris menyampaikan bahwa lebih dari 10 ribu pelaku usaha di Kabupaten Kudus telah memiliki sertifikat halal.
Selain sosialisasi, BPJPH juga membuka layanan konsultasi dan pendaftaran sertifikasi halal secara langsung di lokasi acara.
Peluang Festival Halal Internasional untuk UMK
Ajang halal internasional menjadi peluang bagi UMK untuk memperkenalkan produk lokal, memperluas jaringan bisnis, dan membangun merek agar mampu bersaing lebih luas.
Program SEHATI 2026 Masih Membuka Kesempatan UMKM
Pelaku UMK masih dapat memanfaatkan program SEHATI (Sertifikasi Halal Gratis) 2026 sesuai persyaratan yang ditetapkan BPJPH.
- Memiliki NIB (Nomor Induk Berusaha)
- Bahan produk memenuhi ketentuan halal
- Proses produksi sesuai aturan halal
- Memenuhi kriteria UMK
Program SEHATI memiliki kuota sertifikasi halal gratis, sehingga pelaku usaha disarankan segera mendaftar selama kesempatan masih tersedia.
DA-SHOP Bantu Informasi Pengurusan Sertifikat Halal UMKM
Melihat pentingnya sertifikat halal bagi perkembangan usaha, DA-SHOP membantu memberikan informasi kepada pelaku UMKM mengenai proses pengurusan sertifikat halal.
Informasi yang diberikan meliputi:
- Persiapan dokumen usaha
- Alur pendaftaran sertifikat halal
- Informasi program SEHATI
- Cara mengakses layanan sertifikasi halal BPJPH
- Pentingnya sertifikat halal sebagai nilai tambah produk
Pandangan DA-SHOP NEWS
Di era persaingan digital, UMKM tidak cukup hanya menjual produk. Konsumen semakin mencari kepercayaan, keamanan, dan kepastian kualitas.
Sertifikat halal dapat menjadi salah satu modal penting agar produk lokal mampu naik kelas dan bersaing lebih luas.
DA-SHOP NEWS — Mengangkat Informasi Bisnis, UMKM, Digitalisasi, dan Peluang Ekonomi.